Home » Article » Diameter Gorong di Bundaran HI Jadi 2 Meter

Jokowi Masuk Gorong-Gorong

Gambir, Wartakotalive.com. Gubernur DKI Joko Widodo berjanji segera menunjukkan disain perbaikan gorong-gorong di jalan protokol. Saat ini, gorong-gorong yang ada berdiameter 60 cm dirasakan tidak memadai untuk menyalurkan air sehingga sering terjadi genangan apabila hujan lebat.

“Pekan depan saya tunjukin gambarnya kayak apa, fungsinya seperti apa, cara buatnya seperti apa. Komplit nanti saya tunjukin,” ucap Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, ketika mengecek gorong-gorong di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI),  Jomowi –panggilan Joko Widodo– kecewa melihat kenyataan bahwa gorong-gorong di daerah perkotaan hanya berdiameter 60 cm. Hal ini tidak sesuai dengan dugaan Jokowi yang seharusnya berdiameter 2 meter.

“Dalam bayangan saya, gorong-gorong di bawah jalan-jalan di DKI ini besar-besar, bisa untuk sepakbola. Tapi kenyataannya diameternya cuma 60 sentimeter,” kata Jokowi  seusai mengecek gorong-gorong di kawasan Bundaran HI, Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (26/12).

Sebelumnya, pada Senin (24/12), Jokowi bersama istri mengunjungi warga Jakarta yang meninggal karena banjir di  Kampungpulo, Kampungmelayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Jokowi menjelaskan bahwa gorong-gorong berdiameter 60 cm tidak bisa menampung luapan air yang melanda Ibu Kota. Untuk mengantisipasi banjir,  Pemprov DKI akan menyediakan pompa sedot yang disiagakan di lokasi rawan genangan.

“Berpikir jangka pendek. Sambil pasang pompa lah, di pemadam, PU semua dikeluarkan di 4 titik, yaitu HI, Trisakti, Gatsu, dan Senayan,” paparnya.

 
Editor : Suprapto

Sumber : Wartakota Live.com